
BANJARMASIN, LN-NEWS.ID – Peringatan Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin tahun ini berlangsung dalam suasana sederhana. DPRD Kota Banjarmasin menggelar Rapat Paripurna Istimewa dengan tetap mengedepankan suasana keprihatinan atas berbagai musibah yang terjadi di Kalimantan Selatan.
Kesederhanaan peringatan lima abad Kota Banjarmasin tersebut dilakukan di tengah kondisi kabut asap dan kebakaran lahan yang terjadi di sejumlah wilayah. Selain itu, suasana duka juga menyelimuti masyarakat menyusul musibah tenggelamnya KM Virgo Transport 8.
Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Rikval Fachruri, dan dihadiri Wali Kota Banjarmasin HM Yamin HR, Wakil Wali Kota Hj Ananda, jajaran pimpinan dan anggota DPRD, kepala SKPD, serta jajaran Pemerintah Kota Banjarmasin.
Sebelum rapat paripurna berlangsung, jajaran DPRD bersama Pemerintah Kota Banjarmasin terlebih dahulu melaksanakan ziarah ke makam Sultan Suriansyah. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi sekaligus bentuk penghormatan kepada para tokoh dan pendahulu yang memiliki peran penting dalam sejarah berdirinya Banjarmasin.
Dalam rapat paripurna, Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin Muhammad Isnaini kembali membacakan sejarah berdirinya Kota Banjarmasin. Penyampaian sejarah tersebut menjadi pengingat perjalanan panjang kota yang telah melewati berbagai masa hingga mencapai usia 500 tahun.
Ketua DPRD Kota Banjarmasin Rikval Fachruri mengatakan, peringatan lima abad Banjarmasin hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial. Menurutnya, usia 500 tahun harus menjadi momentum untuk melakukan evaluasi sekaligus melihat kembali arah pembangunan kota.
“Lima abad ini merupakan perjalanan yang sangat panjang. Tentu banyak sejarah, perjuangan dan capaian yang telah dilalui. Karena itu, momentum ini harus menjadi ruang refleksi untuk melihat apa yang sudah kita capai dan apa yang masih harus kita perbaiki di berbagai sektor,” tegas Rikval.
Ia menambahkan, hasil refleksi tersebut penting agar pembangunan Banjarmasin ke depan tetap berada pada jalur yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Kita tidak boleh berhenti pada pencapaian yang sudah ada. Tantangan ke depan semakin kompleks. DPRD bersama pemerintah kota harus memastikan pembangunan berjalan, pelayanan publik semakin baik, ekonomi masyarakat tumbuh, serta seluruh kebijakan benar-benar memberikan manfaat bagi warga,” ujarnya.
Rikval juga mengingatkan bahwa pembangunan kota tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah maupun DPRD. Diperlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia usaha dan berbagai kelompok lainnya.
Menurutnya, semangat kebersamaan tersebut sejalan dengan tema Hari Jadi ke-500 Banjarmasin melalui slogan “Kawa Gawi Sabumi.”
“Kawa gawi sabumi bukan sekadar slogan. Ini harus menjadi semangat kerja bersama. Pemerintah, DPRD, dunia usaha dan masyarakat memiliki peran masing-masing untuk memastikan Banjarmasin bergerak maju dan kesejahteraan masyarakat menjadi tujuan utama,” katanya.
Di sisi lain, Rikval menyebut suasana peringatan Hari Jadi ke-500 tahun ini memang berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Sejumlah kegiatan yang biasanya digelar dengan kemeriahan, tahun ini dilaksanakan secara lebih sederhana sebagai bentuk empati terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
Ia mengatakan, DPRD Banjarmasin turut memberikan perhatian terhadap musibah tenggelamnya KM Virgo Transport 8. Momentum Hari Jadi, lanjutnya, menjadi kesempatan untuk bersama-sama mendoakan para korban serta keluarga yang masih menanti kepastian.
“Dalam suasana seperti ini, tentu kita juga ingin menunjukkan rasa empati dan kepedulian. Kita mendoakan para korban serta keluarga yang terdampak agar diberikan kekuatan,” ujarnya.
Selain korban musibah transportasi, doa juga dipanjatkan bagi masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan serta kondisi kemarau panjang di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan.
Dengan demikian, peringatan lima abad Banjarmasin tahun ini tidak hanya menjadi penanda perjalanan sejarah, tetapi juga momentum untuk memperkuat kebersamaan, mengevaluasi pembangunan, serta meneguhkan komitmen membangun kota yang lebih baik dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Tidak ada komentar