Jakarta – LN-NEWS.ID
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melakukan kunjungan ke Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Surabaya, Jawa Timur pada Sabtu kemarin. Dalam kunjungannya itu, Purbaya memberikan pesan khusus kepada para siswa sekolah rakyat.
Saat berinteraksi langsung dengan para siswa, Purbaya menyampaikan salah satu tugas Kementerian Keuangan adalah memastikan ketersediaan anggaran agar program tersebut dapat berjalan optimal.
Selain itu dia menitip pesan kepada para siswa untuk rajin belajar. Purbaya berharap siswa yang rajin belajar dapat mengubah hidupnya kelak di masa depan, bahkan kalau bisa ada yang menjadi menteri seperti dirinya.
“Saya diperintah menyediakan anggaran Sekolah Rakyat. Belajarnya yang semangat ya, biar jadi menteri, biar jadi orang kaya,” ujar Purbaya dalam keterangannya, Minggu (2/8/2026).
Dalam kesempatan yang sama, Purbaya juga kembali mengingatkan Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak Indonesia.
“Jadi ini Program Pak Prabowo. Semoga adik-adik jadi orang pintar. Jangan malas belajar ya,” pesan Purbaya.
Purbaya berharap kesempatan belajar yang diperoleh para siswa melalui Program Sekolah Rakyat dapat menjadi bekal untuk meraih masa depan yang lebih baik serta meningkatkan mobilitas sosial melalui pendidikan.
Kunjungan tersebut juga menjadi momentum bagi Purbaya untuk melihat secara langsung implementasi penggunaan anggaran negara dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan. Kehadirannya menunjukkan bahwa pembiayaan pendidikan merupakan investasi jangka panjang pemerintah dalam mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Surabaya yang dikunjungi Purbaya dibangun di atas lahan seluas 6,6 hektare dengan nilai kontrak pembangunan sebesar Rp 3,52 triliun dan pagu anggaran sebesar Rp 3,82 triliun. Hingga saat ini, realisasi anggaran pembangunan telah mencapai Rp 3,21 triliun.
Sekolah tersebut dirancang dengan konsep pendidikan terintegrasi yang menggabungkan jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA) dalam satu kawasan pendidikan.
Selain mengikuti kegiatan belajar mengajar, para siswa juga tinggal di asrama yang dilengkapi berbagai fasilitas pendukung untuk menunjang proses pembelajaran dan pembentukan karakter. detik/
Tidak ada komentar