Sektor pariwisata di Bumi Tambun Bungai tengah menikmati angin segar. Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah, angka pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) yang berkunjung ke wilayah Kalteng mencatatkan lonjakan signifikan yang menembus angka lebih dari 1,2 juta perjalanan.
Kota Palangka Raya tercatat menjadi daerah tujuan favorit dengan angka kunjungan tertinggi, disusul oleh pergerakan pariwisata di Kabupaten Kapuas dan Kotawaringin Timur.
Pulihnya mobilitas masyarakat dan gencarnya promosi branding wisata daerah ditengarai menjadi pemicu utama melesatnya angka pelancong domestik ini.
Di sisi lain, untuk pasar mancanegara, pesona wisata berbasis alam (ecotourism) Kalimantan Tengah masih belum tertandingi. Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) yang terletak di Kabupaten Kotawaringin Barat tetap kokoh menjadi magnet dunia sebagai habitat asli perlindungan orangutan.
Sebagai bentuk dukungan nyata untuk mendorong pariwisata menjadi motor baru pertumbuhan ekonomi daerah, Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, melakukan peninjauan langsung ke kawasan TN Tanjung Puting.
Fokus utama pemerintah saat ini adalah peningkatan standar fasilitas pelayanan hulu ke hilir.
“Fasilitas pelayanan harus terus kita tingkatkan agar memenuhi standar kenyamanan wisatawan, khususnya ekosistem pendukung seperti kenyamanan menginap di kapal klotok saat menyusuri sungai, dermaga penyeberangan, hingga akses infrastruktur jalan tembus antar-desa wisata di kawasan penyangga,” tegas Gubernur Kalteng di sela peninjauannya di Kecamatan Kumai.
Berikut potret capaian data pariwisata Kalteng yang dirangkum dari Berita Resmi Statistik (BRS) BPS:
Indikator Pariwisata Capaian Data Riil BPS Tren Berdasarkan Periode
Total Perjalanan Wisnus ke Kalteng 1.213.887 perjalanan Naik 39,87% dibanding bulan sebelumnya
Tamu Menginap (Hotel Bintang) 39.733 orang Didominasi wisatawan domestik (99%)
Tamu Menginap (Non-Bintang) 111.095 orang Mengalami pertumbuhan signifikan (naik 25,75%)
Potensi masif dari wisata alam dan budaya ini mendapat respons positif di tingkat legislatif.
Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kalimantan Tengah turut mendorong penguatan promosi kreatif agar TN Tanjung Puting serta destinasi berbasis alam lainnya (seperti TN Sebangau) bisa masuk dalam jajaran sepuluh besar destinasi unggulan di Indonesia.
Dengan adanya kolaborasi aktif antara peningkatan infrastruktur fisik oleh pemerintah dan promosi berbasis digital, pariwisata Kalimantan Tengah optimis dapat terus menyumbang pendapatan daerah yang berkelanjutan sekaligus menyejahterakan para pelaku wisata dan UMKM lokal.
Rafika-LNNews
Tidak ada komentar